Berihram dari miqat wajib bagi siapa saja yang melewatinya dengan niat umrah. Siapa yang melewatinya tanpa ihram wajib kembali ke miqat; jika tidak, ia wajib membayar dam menurut mayoritas ulama.
Langkah-langkahnya
- Jika Anda naik pesawat: kenakan pakaian ihram, atau siapkan, sebelum lepas landas.
- Biasanya pesawat mengumumkan saat akan melewati miqat; berniatlah pada saat itu, dan jangan menundanya hingga bandara Jeddah jika rute Anda melewati miqat.
- Jika Anda melalui jalur darat: berihramlah di miqat pertama yang ada di rute Anda.
- Boleh berihram sebelum miqat sebagai bentuk kehati-hatian, dan ini lebih mudah di pesawat.
- Siapa yang tinggal di dalam batas miqat berihram dari tempatnya. Penduduk Makkah berihram umrah dari luar Tanah Haram, seperti di Tan’im.
Dalilnya
Nabi ﷺ menetapkan miqat-miqat dan bersabda: “Miqat-miqat itu untuk penduduknya dan bagi orang lain yang melewatinya, yang hendak berhaji atau berumrah” (Al-Bukhari 1524, Muslim 1181, diriwayatkan oleh Ibnu Abbas). Miqat-miqat itu adalah: Dzulhulaifah bagi penduduk Madinah, Juhfah bagi penduduk Syam, Qarnul Manazil bagi penduduk Najd, Yalamlam bagi penduduk Yaman, dan Dzatu ’Irq bagi penduduk Irak.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menunda ihram hingga Jeddah padahal pesawat Anda melintas di atas miqat.
- Tertidur di pesawat tanpa mempersiapkan niat ihram sebelumnya.