Tanpa rukun, haji tidak sah. Siapa yang meninggalkan suatu wajib, hajinya tetap sah tetapi ia wajib membayar dam menurut mayoritas ulama. Selebihnya adalah sunah.
Langkah-langkahnya
- Rukunnya menurut mayoritas ulama: ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, dan sai.
- Wajibnya: ihram dari miqat; berada di Arafah hingga matahari terbenam bagi yang wukuf pada siang hari; bermalam di Muzdalifah; bermalam di Mina pada malam-malam Tasyrik; melontar jamrah; mencukur atau memendekkan rambut; dan tawaf wadak.
- Rukun yang paling agung adalah wukuf di Arafah; siapa yang terlewat darinya, ia terlewat dari haji.
Dalilnya
Nabi ﷺ bersabda: “Haji itu adalah Arafah” (Abu Dawud 1949, at-Tirmidzi 889, diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Ya’mar, dinilai sahih oleh al-Albani).
Menurut mazhab Hanafi, rukun haji adalah wukuf di Arafah dan tawaf ifadah, sedangkan sai adalah wajib. Rujuklah mazhab atau ulama Anda untuk keadaan Anda.