Edisi ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Arab dan sedang menunggu tinjauan oleh penerjemah dan ahli syariah. Ayat-ayat Al-Qur’an dikutip dari terjemahan resmi Kementerian Agama RI. Selengkapnya

Haji guide

Rukun dan wajib haji

Tanpa rukun, haji tidak sah. Siapa yang meninggalkan suatu wajib, hajinya tetap sah tetapi ia wajib membayar dam menurut mayoritas ulama. Selebihnya adalah sunah.

Langkah-langkahnya

  1. Rukunnya menurut mayoritas ulama: ihram, wukuf di Arafah, tawaf ifadah, dan sai.
  2. Wajibnya: ihram dari miqat; berada di Arafah hingga matahari terbenam bagi yang wukuf pada siang hari; bermalam di Muzdalifah; bermalam di Mina pada malam-malam Tasyrik; melontar jamrah; mencukur atau memendekkan rambut; dan tawaf wadak.
  3. Rukun yang paling agung adalah wukuf di Arafah; siapa yang terlewat darinya, ia terlewat dari haji.

Dalilnya

Nabi ﷺ bersabda: “Haji itu adalah Arafah” (Abu Dawud 1949, at-Tirmidzi 889, diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Ya’mar, dinilai sahih oleh al-Albani).

Menurut mazhab Hanafi, rukun haji adalah wukuf di Arafah dan tawaf ifadah, sedangkan sai adalah wajib. Rujuklah mazhab atau ulama Anda untuk keadaan Anda.