Edisi ini adalah terjemahan dari naskah asli berbahasa Arab dan sedang menunggu tinjauan oleh penerjemah dan ahli syariah. Ayat-ayat Al-Qur’an dikutip dari terjemahan resmi Kementerian Agama RI. Selengkapnya

Langsung ke konten
Makkah Is CallingDunia Anak Makkah
Kembali ke situs utama

Tahun Gajah: Bagaimana Allah Melindungi Rumah-Nya?

Nas Al-Qur’an + riwayat sejarah 2 menit Versi pratinjau yang menunggu tinjauan ilmiah

  1. Penduduk Makkah memuliakan Ka’bah, dan kabilah-kabilah datang ke sana dari berbagai tempat.

    Orang-orang mencintai Ka’bah.

  2. Suatu hari sebuah pasukan besar dengan gajah-gajah datang ke Makkah, dan pemimpinnya ingin menghancurkan Ka’bah. Kisah ini ada dalam Surah Al-Fil. Kitab-kitab sirah menyebutkan bahwa pemimpin pasukan itu bernama Abrahah, dan bahwa ia datang dari Yaman.

    Sebuah pasukan bergajah datang untuk merusak Ka’bah.

  3. Lalu Allah mengirimkan banyak burung kepada pasukan itu, yang membawa batu-batu kecil.

    Allah mengirimkan burung-burung kecil.

  4. Dan pasukan itu pun binasa, seperti daun-daun kering yang dimakan ternak.

    Dan pasukan itu pun binasa.

  5. Ka’bah tetap aman dalam lindungan Allah. Orang-orang menyebut tahun itu Tahun Gajah. Para sejarawan menyebutkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ lahir sekitar tahun itu.

    Ka’bah tetap aman.

Apa kata nasnya?

Nas ini berasal dari sumber aslinya, dengan terjemahan maknanya dalam bahasa Indonesia. Penjelasan sesudahnya ditulis dengan kata-kata sederhana.

Dari Al-Qur’an yang mulia
﴿أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ﴿١﴾ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ﴿٢﴾ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ﴿٣﴾ تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ ﴿٤﴾ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ ﴿٥﴾﴾

“(1) Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah (2) Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia (3) dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong (4) yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar (5) sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” — terjemahan Kemenag RI

Sumber: Surah Al-Fil (105)

Dari kitab-kitab sirah dan sejarah
Ibnu Ishaq menyebutkan dalam sirah (sebagaimana dinukil oleh Ibnu Hisyam) bahwa pemimpin pasukan itu adalah Abrahah, dan bahwa peristiwa itu terjadi sebelum kelahiran Nabi ﷺ.

Sumber: Sirah Ibnu Hisyam, kisah Abrahah dan gajah

Penjelasan sederhana

Surah Al-Fil memberi tahu kita bahwa Allah menggagalkan rencana orang-orang yang ingin merusak Ka’bah. Surah ini menenangkan kita bahwa Allah melindungi Rumah-Nya.

Apa yang kita pelajari?

Allah melindungi Rumah-Nya, dan kezaliman tidak akan bertahan.

Berpikir lebih dalam (untuk anak yang lebih besar)

Perhatikan bagaimana ayat-ayat itu mengingatkan kaum Quraisy akan nikmat Allah kepada mereka. Pikirkan: bagaimana kita bisa bersyukur kepada Allah atas nikmat rasa aman?

Kuis kecil

Untuk orang tua: membicarakan kisah ini

Pertanyaan untuk didiskusikan bersama anak Anda

  • Mengapa kita merasa aman ketika tahu bahwa Allah melindungi Rumah-Nya?
  • Apa yang kita pelajari dari kenyataan bahwa Allah menggagalkan rencana orang-orang yang ingin berbuat jahat?

Apa yang kita ketahui? Apa yang tidak kita ketahui?

  • Kita mengetahui: apa yang disebutkan Al-Qur’an dalam Surah Al-Fil.
  • Kita mengetahui dari kitab-kitab sirah: nama pemimpinnya, Abrahah, dan bahwa peristiwa itu terjadi pada tahun yang disebut Tahun Gajah.
  • Kita tidak mengetahui: berapa persisnya jumlah gajah atau burung, atau seperti apa rupanya, dan kita tidak menambahkannya ke dalam kisah.

Sumber

Status tinjauan

Versi pratinjau yang menunggu tinjauan ilmiah Terakhir diperbarui: 27 أكتوبر 2026. Konten keagamaan yang baru diperlakukan sebagai draf sampai disetujui oleh peninjau yang berkompeten.

Kisah berikutnya: Kisah Ajaib Air Zamzam!